Saturday, May 20, 2017

MY VERY FIRST SOLO TRAVELLING IN BALI PART II


Waktu fieldtrip sama temen temen TPHP 2013 bakalan jadi momen yang tak terlupakan. Main werewolf disepanjang perjalanan, rebutan colokan di bus, main dorong-dorongan di pantai sampai basah kuyup, antri pipis di toilet pom bensin, dan lain lain. Pokoknya semua momen bersama kalian itu ngena banget guys. Selama extend seharian di Bali, jujur gue merindukan kebersamaan kita. Biasanya ada aja yang ketawa di samping kita, eh ini kudu sendiri. Makan sendiri, bobo sendiri, minum sendiri, eh.



Hari ke-2


Sehabis sarapan di hotel, aku menghabiskan waktu dengan berenang di hotel. Tidak terlalu luas sih kolamnya, namun cukup chilly. Disana aku berkesempatan berkenalan dengan beberapa traveler lain yang juga menginap di Hotel Siesta Legian. Rada awkward sih karena gue sendiri, gatau mau ngomongin apa wkwk.


Hari ini gue berencana untuk nyoba-nyobain cafe yang ada disekitaran Seminyak. Gue udah list beberapa cafe buat gue datengin. Harapannya sih bisa didatengin semuanya. Oh ya, hari ini gue jalannya sendirian, hanya ditemani my lovely scooter. Pertama, gue dateng di sebuah cafe lucu di Jalan Kerobokan yang bernama “Angelita Tea Salon and Patisserie”. Waktu pertama kali masuk langsung WOWWW this cafe is super cute. Ini sih cafe instagramable banget. Dengan dominan warna pastel, cafe ini menyuguhkan menu menu berupa cake, dessert, teh, dan kopi. Jujur awalnya gue nggak peduli sama menunya, karena tempatnya lucu banget. Gue pesen satu cake coklat, semacam kayak mousse gitu. DAN WTF ENAK BANGET GUYS. THE MOST DELICIOUS DESSERT I HAVE EVER. Dia rasanya enak gitu, manis nya pas, tekstur nya lembut banget, dan ada sensasi melelehnya gitu so yummy. Tidak nyangka ditempat lucu seperti ini, menu menu nya ternyata juga menjanjikan. Angelita Patisserie sih recommended banget menurutku. Perfect.








Waktu belum terlalu siang, sepertinya terlalu cepat kalau mau lunch. Aku pun memutuskan untuk nongkrong lagi di salah satu cafe didaerah Seminyak. Nanggung, jauh jauh sampai Bali masa nggak cobain cafe-cafenya yang hits wkwk. Pilihanku jatuh pada The Fat Turtle, satu cafe kecil didaerah Jalan Petitenget. Iya. Cafenya kecil gitu. Mungkin hanya ada sekitar belasan seat aja. The Fat Turtle tempatnya nggak seimut Angelita sih, tapi menurutku tempat ini cukup comfy buat nongki nongki. Dia semacam cafe simpel gitu, rapi, tapi tetep artistik. Sayangnya cuman buka sampai jam 6 sore aja. Taun lalu pernah kecelik hiks (( kecelik )). Oh ya, dia harganya cukup reasonable. Jadi boleh deh main main ke The Fat Turtle lagi kapan kapan.

It’s time for lunch! Mengingat kehedonan hari kemarin, kayaknya hari ini gue harus rada tobat. So hari ini gue memutuskan untuk lunch di burger king. Hemat, murah, dan kenyang tentunya. Sekalian jalan jalan, gue memilih BK yang ada di Discovery Mall. Ngomongin BK, kapan yaa BK buka di jogja TT

Keputusan untuk lunch di Discovery Mall yang niatnya untuk berhemat malah berakibat sebaliknya. Lupa kalau di Discovery Mall ini ada Sephora, Sogo, Centro, dan lain lain huft. Oh ya, kalau lagi ke Discovery Mall jangan lupa mampir ke Pantai dibelakangnya, Pantai Segara. Menurut gue Pantai Segara ini punya ombak yang bisa menenangkan hati yang lagi kacau (halaah).


Kebetulan siang itu Pantai Segara emang lagi panas banget, tapi gue memaksakan buat nongkrong disitu. Alhasil gue gerah setengah mati, sumuk, dan haus. Satu-satunya pelepas dahaga yang bisa gue pikirkan saat itu adalah Gusto Gelato. Langsunglah gue cus ke Gusto, Gelato yang katanya paling enak di Bali. Harganya cuman Rp 20.000. So recommended guys.



Sore harinya, gue meet up lagi sama temenku (It’s his last day in Bali). Untuk mencari sunset Bali yang menjanjikan, kami memutuskan untuk pergi ke Finn’s Beach Club yuhuu. Dulu pernah sih ke Finn’s pas masih di Uluwatu (sekarang jadi Sunday Beach Club) dan tempatnya emang super keren. Sebenernya yang bikin keren karena lokasinya sih yang berada di selatan Bali, yang notabene pantainya emang fantastis banget. Finn’s Beach Club yang dulu tempatnya jadi satu sama Semara Villa Uluwatu, kalau yang sekarang di Canggu dia berdiri sendiri.


Waktu itu kita berangkat dari Legian jam 4 sore dan begitu sampai sana.....tumpah ruah manusia. Gila nih tempat rame banget kenapa dah. Pas ke resepsionis ((resepsionis)) dibilang kalau yang seat dideket pantai udah habis, tinggal yang di bar aja. Jujur, sebenarnya kalau aku sih udah males karena rame banget. Kemriyuk gitu lah wkwk. Tapi karena udah sampe juga, jauh jauh dari Legian (halah cuman 30 menit padahal) yaudah akhirnya kita chilling disana sekitar 1-2 jam. Review Finn’s Beach Club Canggu: Kalau dari segi tempat dan seatnya mirip mirip sama Finn’s yang lama, main building nya dominan dari bambu bambu, terus didalemnya kayak cafe biasa gitu, didepannya ada kolam renang gede yang langsung menghadap ke pantai, waiter waitress nya ramah (sama lokal juga ramah alhamdulillah), good music, good ambience, but a little bit pricey sih apalagi kalau mau mencicipi kolam renang dan daybed nya. Di Finn’s kita bisa kayaking, main voli pantai, snorkling, surfing, semuanya udah disediain disana. Ya over all sebenernya asik banget, mana dideket pantainya ada spot hehijauan yang bisa dibuat piknik gitu. SAYANGNYA, rame buanget guys. Dan pantainya tidak se-epic pantai di Ungasan. Tapi kalau kalian suka dengan suasana yang rame, pool party gitu, Finn’s Beach Club Canggu is a good choice. Semua tentang Finn’s Beach Club Canggu, menu, harga, lokasi, foto, fasilitas bisa kalian lihat di websitenya disini


Setelah santai santai sebentar di Finn’s, kami memutuskan untuk cari dinner. “Please yang murce aja, kataku”. Pilihan kami jatuh pada Nasi Campur Kedawetan Bu Mangku. Lokasinya dideket Motel Mexicola. Enak, murah, kenyang, dan halal. Sangat aku rekomendasikan.


Malemnya, sekitar jam 22.00 kami memutuskan untuk keluar lagi. Dan yang menjadi tujuan kami selanjutnya adalah Mirror. Wow. Gue tidak pandai mereview tempat yang satu ini, but I think this place was really damn great with good music and cool lighting. Pada awalnya gue nggak ngeh, tapi tempat ini mirip altar gereja sooo amazing. Buat harganya, mahal. Sepertinya gue harus say goodbye sama hidup enak di Bali mulai besok wkwk.



Dan benar saja. Kehidupan survival gue di Bali akan dimulai esok hari. Ciadow. Duit mepet, but show must go on yeaaah. Nantikan cerita gue di Bali hari ke-3 di postingan selanjutnya. See yaaa.






















Friday, May 19, 2017

MY VERY FIRST SOLO TRAVELLING IN BALI PART I

Sudah sekitar 9 bulan yang lalu sepertinya. Tapi masih membekas dalam hati dan pikiran. Tsaaah. Jadi ceritanya waktu itu, aku dan teman teman TPHP 2013 sedang melaksanakan fieldtrip ke Jawa Timur dan Bali. Kurang lebih sekitar 5 hari, kami mengunjungi dua industri makanan di Jawa Timur, kemudian ke Universitas Udayana, dan beberapa objek wisata mainstream di Bali. But, IT IS SO MUCH FUN!! I LOVE THEM SO MUCH




Dari awal, rencananya aku memang mau extend with a friend. But turns out that He canceled it for some reason. Karena aku udah kepalang pengen liburan di Bali dengan itinary itinary yang udah kubuat dengan seksama (ceila), yaudah akhirnya aku memutuskan untuk tetap extend di Bali, sendirian.



Hari ke-1


Petualangan di hari pertama ini harus terlambat karena aku mager banget buat packing. Temen temen TPHP udah pada berangkat dari jam 8 pagi dan aku masih leha leha di kamar hotel sampai jam 11 siang. Hotel fieldtrip TPHP ini cukup bagus, bersih, dan rapi, cuman sayang lokasinya jauh banget dari dunia permaksiatan Bali yang penuh bingar bingar. Gue pake uber untuk menuju lokasi hotel gue di legian dan itu membutuhkan waktu sekitar 45 menit. So damn far. 


Begitu sampe hotel, gue langsung nitip barang barang di resepsionis (karena belum waktunya check in) dan langsung sewa motor di hotel. Biaya sewa motor di Bali is quite cheap. It’s about Rp 50.000-75.000/hari tergantung tempat sewanya. Waktu itu aku dapet scooter yang merknya aku tidak tahu apa wqwq but it’s pretty cool. I am look a like a real traveler with the oldish scooter and unique helmet.



Jam sudah menunjukkan waktu makan siang, gue langsung bergegas buat mencari makan. Baru hari pertama jadi gue sok sok aja mau cari lunch di cafe. Scrolling down Seminyak and Kerobokan street. Dan sampailah gue di salah satu cafe yang katanya paling hits di Bali, Livingstone. Cukup mudah menemukan cafe yang satu ini karena memang berada di lokasi yang sangat strategis, Jalan Petitenget. Selain itu tampak depannya juga sangat eyecatching, bagus, dan artistik. Begitu masuk langsung tertakjubkan dengan tempatnya yang keren. Interiornya dominan coklat kayu gitu, mulai dari meja kursi lampu, etalase, atap, rak rak buku, semuanya artistik banget. Gue langsung merocos ke bagian display dessert nya. Udah ngiler tapi seketika gue inget tujuan gue kesini adalah untuk lunchie. Gue udah nggak kaget ketika melihat harganya. Di Bali, terutama didaerah seperti Seminyak dan Ubud, makan di cafe cafe atau restaurant gitu paling nggak merogoh kocek minimal Rp 80.000. Itu udah yang paling minimal menurut gue. Kecuali kamu cuman mau nongki nongki cantik, have a cup of coffee atau cuman mau beli dessert ya bisa lah sekitar Rp 50.000. Eh tapi jangan khawatir, mau makan murah di Bali juga bisa kok! Nanti gue akan post di postingan selanjutnya. 





















Setelah gue makan siang di Livingstone, gue memutuskan untuk kembali ke hotel. Jadi kali ini gue nginep didaerah Legian, nama Hotelnya Siesta Legian. Review singkat hotel Siesta Legian: Lokasinya sangat strategis, They have a very friendly and helpful staff, the room was good (better than the previous hotel wqwq), the breakfast was incredible (beyond my expectation) and yeah affordable. Waktu itu gue reservasi pake traveloka dan kebetulan dapet diskon, jadi gue dapet rate semalam cuman sekitar Rp 250.000. udah termasuk sarapan. Yah intinya kamar hotel di Siesta Legian ini udah bikin gue cukup betah untuk berleha leha. 


Sorenya gue dapet kabar kalau temen gue juga lagi ada di Bali, yeay! Dan kita janjian buat ketemuan sekalian dinner. Kami memutuskan buat meet up di Kudeta Bali. Lokasinya ada di sekitaran Pantai Seminyak. OMG awalnya gue ragu, karena ini beach club adalah tongkrongan favorit idola gue, arya bakrie. Gue takut gue tidak mampu. Dan bener aja wkwk. Sumpah mahal bgt wkwk. Rentang harga minuman sekitar Rp 60.000 – Rp 300.000. Rentang harga makanan sekitar Rp 150.000- Rp.400.000.


Untungnya, pas gue kesana lagi ada semacam promo buffet menu gitu yang ‘rada’ affordable wkwk. Yeay and here we are at Kudeta Bali. Merupakan spot asyique buat nonton sunset disekitaran Pantai Seminyak. The music was pretty spectacular. Masih sore tapi udah pengen goyang aja wkwk. Yah gue tidak menyesal pernah ketempat ini wkwk.










Selanjutnya, masih bersama teman, kita jalan jalan ke Beachwalk (lagi, pas fieldtrip gue udah kesini). Yah sebatas jalan jalan dan cuci mata wkwk. Gue sudah berjanji tidak akan belanja belanja lagi wkwk. 




Malam mulai larut, tapi Bali masih ramai apalagi Kuta tentunya. We spent our night in Velvet. Ini pertama kalinya juga gue main ke Velvet. Lokasinya ada di Beachwalk juga, di lantai paling atas. Over all, gue cukup merekomendasikan tempat ini kalau kalian bosen sama Sky Garden. Tapi kalau dari harga, Sky Garden is much cheaper. 





Hari pertama solo travelling di Bali ini nggak terlalu kesepian karena ada temennya alhamdulillah. Jujur, yang bikin gue seneng sama Bali itu karena ambiencenya. Cuman scrolling down Seminyak street naik motor aja gue bahagia. Ngeliatin toko dan cafe lucu pada berjejeran gitu aja bikin gue happy. Pokoknya Bali never disappoint me. 






See you on the next post! PART II

Monday, May 15, 2017

Song I'd Love to Sing

Good night fellas, long time no see each other here. Yeaa I am so damn free but have no motivation to write anything. But now, when I came up with something, I immediately do it.

So, di post kali ini I will share my favorite song recently, not only song that I usually listen to, tapi juga lagu lagu yang suka banget aku nyanyiin. Buat temen temen yang udah kenal, pasti tau banget kalo hobiku ini adalah karaokean (meskipun suara pas pas an)

Karena aku adalah K-Pop freak guys, so this list will have a lot of kpop song. I warn you guys wqwq.

#1 Charlie Puth - Attention

Yeah bukan kpop kok guys yang pertama!! Menurut gue dalam beberapa hari atau minggu kedepan, lagu ini bakalan jadi mainstream deh cause this song was really really good and earcatching. Dan yang pasti suara charlie puth disini adem banget and a litte bit sexy. Love it!!

#2 Winner - Really Really

Yuhuuuu aku suka banget banget sama comeback winner kali ini. Terutama really really, lagu ini asik banget dan selalu terngiang ngiang dikepala like everytime. Tipe tipe lagu masa kini sih, tapi masih ada unsur kpop kpopnya, jadi yaa baguslah pokoknya. Ini lagu diatas ekspektasi aku banget sih (setelah kepergian nam taehyun), but Winner did a really really god job.

#3 Winner - Fool

Masih winner, bagus banget nih lagu. Ini nih yang kayak gini, yang aku tungguin dari comeback winner selama ini. Yang kayak kayak gini.

#4 Song Mino - Fear

Iya nih belakangan I like doing rap (kayaknya gara gara temenan ama jorzalis nih wqwq). 

*Guys abis ini I'll just list the song yha aku males bikin postingan panjang panjang*

#5 Zico ft Don Mills - Tough Cookies

#6 Zico ft Crush, Dean - Bermuda Triangle

#7 Blackpink - Playing with Fire

#8 Produce 101 - Nayana

YEAAAH CAUSE I AM SO ADDICT WITH THIS SHOW! 

#9 Day6 - You were Beautiful

Ini lagu udah dari jaman kapan tapi gue masih suka banget!!!!

#10 Lady Gaga - Perfect Illusion

I am being loyal to my queen! (it's coachella effect actually)

#11 K.A.R.D - Dont Recall

Ini juga lagu kpop tapi masa kini banget musiknya. Not bad sih mereka, lagu kece, dance nya juga keren. Sayangnya, cuman mereka belum debut wqwq.

#12 Day6 - Congratulation

Kayaknya nih lagu bakalan jadi my forever song at playlist deh wkwk yha karena lagu ini emang bagus banget. Tidak bisa dideskripsikan wkwk pokoknya bagus banget


Nah jadi ini guys, lagu lagu yang belakangan ini jadi favorit aku banget. 
Sebenernya hampir gue bisa menikmati semua jenis lagu sih guys, favorit gue ini semua tergantung situasi dan kondisi hati wkwk

Oke see ya guys di lain kesempatan dadaaaa

Wednesday, April 26, 2017

Menulis Surat Cinta untuk Zahra!

My high school buddy is getting marry soon. I was so much happy with the good news. Very very happy. She's been a good friend of mine. She is beautiful friend, smart, HONEST, enthusiastic one with brilliant ideas always coming from her, a little bit clumsy and childish but actually more mature than all of us, visioner, kemayu  and she is definitely such a kindhearted girl.

Zahratul Iftikar Jadna Masyida,

She deserves a long long posting and caption so I'll write this one (Even this one it's not good enough). We've been a good friend in high school zah, remember? I could talk to you about everything like literally about another friends, serious matter, faith (oh so damn), school matter, school gossip, organization, and many more. I like you. You were always being yourself without putting such a fake smile. Sometimes at that time, I got tired with my all annoying high school friends-who are not being honest-like you, but you always there. I was glad, I had someone to talk. Maybe we're not 'gang' or those 'bff thing', but I believe we make it one actually.

Remember our journey ke Solo dan Magelang zah? Udah sampe tempatnya baru nelpon ortu masing masing buat bilang "Umi, aku ke solo" "Mah aku ke magelang ya, beli ayam goreng ninit"

I still remember how hard the raining was at that  time, in our return to Jogja from Magelang. And it's with your motorcycle which was hasn't any spion and rada hoyak hoyak in bumpy road. 

I still remember how far we walk to reach the train station after eating my favorite culinary at solo, timlo. Kalo dipikir pikir, semua mbolang kita gapernah penting dan ga berfaedah. Cuman makan doang dan ke mall, yang which is sebenernya di Jogja pun ada dan nggak jauh. Tapi ya namanya setiap jouney pasti tells a different story to remember.



 As alfira said in her instagram account, I couldn't disagree with her statement. Been a friend with you is such blessed. Massively blessed. I mean, aku bangga punya teman sehebat kamu. Dengan pemikiran pemikiran hebat kamu, yang walaupun kadang kadang suka aku katain "alah zah lu cuman semangat di awal doang" but in the end you'll always make it.

You're the one in our class, THE ONLY ONE, who were not cheating during test. The only one from our class which being called zahra IPA OSIS wkwk good old days, right?
Kamu benar benar bisa survive zah untuk tetap istiqomah dengan tidak nyontek, ditengah situasi kelas IPA Blong yang kriminalitasnya udah nggak bisa tertandingi kelas kelas lain

Satu satunya cheating yang kamu lakukan saat sekolah adalah mbantuin temen temen buat ngerjain tugas seni rupa. Salah satunya aku. Even you're talented in drawing zah. Masyaallah :)

Masih terbekas jelas di ingatan, gimana kerasnya kamu belajar buat SBMPTN zah, yang ternyata kamu malah keterima undangan (Allah emang nggak tidur zah, gara gara nggak pernah nyontek nih pasti). Those sleepless night, tidurnya cuman bentar doang pas siang, ampe belain belain pake soft lense biar matanya nggak kelihatan lelah, jujur zah pada waktu itu aku bener bener speechless. You're really a hardworker. Ikhtiar mu jalan terus, doamu juga kenceng. Pantes disayang Allah.


Ya, kita memang sedekat itu zah dulu, tapi sayang dunia perkuliahan yang kejam ini lalu memisahkan kita. We barely met each other. Sekalinya ketemu pas kamu mau ngulang SBMPTN, yang malah kamu lupa bawa kartu ujian dan nggak jadi. Clumsy as usual. Atau sebenernya kamu udah berniat emang nggak pengen ngulang kan zah? wkwk

Yah gitulah, jaman kuliah kita jarang ketemu. Awalnya kamu sibuk dengan per-FKG-an, yang kemudian kamu sibuk mencari berbagai pengalaman, dapet beasiswa RK, menulis blog, merintis usaha, jalan jalan kemana mana, memulai karir di dunia politik kampus,  sampai jadi penghafal alquran.
Aku sangat bangga padamu zah. Selama kita nggak bertemu, kamu telah berproses menjadi orang yang sesungguhnya, menginspirasi sesama, dan bermanfaat buat orang lain.


Dan sekarang, sebentar lagi, you are getting marry zah. I still cant believe it. Ini zahra si kemayu yang mau nikah? Zahra yang lenjeh? Dan lagi lagi ini bikin aku speechless. Aku gatau harus ngomong apa. But, I wish you a very very happy marriage zah. Semoga sakinah, mawadah, warrahmah. Dikarunia debay debay yang gemash,dan sholeh sholeha, And please be happy zah, you deserve all happiness from now on.

Semoga tetap bisa berkarya bersama Fahmi di kemudian hari. Ditunggu kabar baiknya ya zah, kalau udah hafal 30 juz kabar kabar, kita syukuran lagi wkwk


Sekali lagi selamat zah. Semoga semua urusan pernikahan ini dilancarkan. Aamiin



KYAAAAA ZAHRA IS GETTING MARRY!!!!!!!










anyway dont forget to check their blog guys
/http://nikah.fahmizahra-notes.com/

It's really sweet ( I warn you guys, jangan baper wkwk)

Thursday, April 20, 2017

Wisata ke Pabrik Kopi Banaran

Tahukah kamu di Kabupaten Semarang terdapat sebuah pabrik kopi peninggalan Belanda yang hingga kini masih beroperasi dengan megahnya?



Pabrik Kopi Banaran, milik PT Perkebunan Nusantara IX, berlokasikan di Desa Gemawang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Nama desanya cukup asing, namun sesungguhnya bagi kalian yang sering melancong dan melewati jalan provinsi Jogja-Semarang, pasti pernah melewati! Pabrik ini memang berada dilokasi yang sangat strategis yaitu dipinggir Jalan antar provinsi Jogja-Semarang. Tepatnya berada didekat perbatasan Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Dari luar jalan, yang biasa tampak hanyalah kafenya saja, Banaran 9 coffee and tea (mereka menyajikan kopi dan pisang goreng yang sangat lezat). Disamping kafe tersebut, terdapat pabrik Kopi yang sangatlah megah dan luas.




Hinga saat ini Pabrik Kopi Banaran masih beroperasi. Mereka mengolah kopi Glondong yang berasal dari Kebun yang berada di daerah Bawen, Salatiga. Kopi Glondong ini diolah hingga menjadi kopi biji kering. Kemudian hasilnya akan dijual kembali ke produsen kopi bubuk dan sebagian kecil diolah langsung oleh Kafe Banaran 9. 

Meskipun sudah tua (sejak tahun 1898), gedung dan alat mesin pengolahan kopi di Pabrik Kopi Banaran bisa dikatakan masih sangat baik. Pada musim panen saja, mereka bisa mengolah kopi glondong hingga 50 ton/hari.

ini dia penampakan si kopi glondong. bentuknya seperti buah cherry


Nah, sejak tahun 2016, Pabrik Kopi Banaran membuka museum kopi. Disana dipamerkan berbagai jenis kopi yang ada di Indonesia beserta alat alat pengolahan kopi yang sudah ada sejak zaman Belanda. Museum ini epic banget. Kita berasa diajak ke pabrik pada jaman penjajahan Belanda gitu.
Selain itu, kita juga bisa melakukan tur ke dalam pabrik dan dijelaskan mengenai proses pengolahan kopi glondongnya. Pokoknya sangat menyenangkan!

Kita bisa jalan jalan mengelilingi pabrik ini hanya dengan merogoh kocek sebesar 5000 rupiah saja. Kita bisa melihat bak syphon, alat raung pulper, alat pengeringan masson, rumah pengering kopi, ruang huller, dan lain lain.

Jadi pengolahan kopi glondong secara singkatnya adalah sebagai berikut: pertama kopi glondong disimpan terlebih dahulu di bak penyimpanan. Kemudian dilakukan pencucian di bak yang bernama bak syphon. Setelah dicuci, kopi glondong dihilangkan kulitnya dengan alat raung pulper. Setelah itu langsung dibawa ke rumah pengering ataupun masson dryer. Oh ya, pabrik ini masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar.

Setelah diperoleh kopi biji kering, dilakukan penggerbusan untuk menghilangkan bagian kulit arinya. Barulah setelah itu dilakukan pengayakan dan sortasi.

proses pencucian dengan bak syphon

alat raung pulper

angkut kopi kesana kemari berat juga euy

penampakan biji kopi yang sudah selesai diolah dan siap dikemas




Karena bangunan ini bangunan asli buatan Belanda, kalian harus berhati hati ya. Banyak spot foto menarik didalamnya hihi. Ya buat kalian yang pengen gaya gayaan ala vintage, bisa banget buat foto foto disini.





Oh ya, jika kita beruntung dan datang saat panen tiba, kita akan dapat melihat pemandangan ratusan ibu ibu yang sedang bekerja memilah milah kopi. Proses ini disebut dengan proses sortasi kering kopi. Biji kopi yang dikeringkan disortasi berdasarkan kualitasnya. Ibu ibu tersebut bisa melakukan sortasi sebanyak 100 kg kopi biji kering perharinya. Ibu ibu ini super baik dan ramah ramah lho.



Setelah puas berkeliling, rasanya tidak afdol jika kita tidak menyicipi secangkir kopi khas Banaran ini. Kita bisa langsung menuju bagian Kafe Banaran 9 dan memesan kopi robustanya. Satu cangkirnya hanya dibandrol sekitar 10000 rupiah saja. Rasanya? MANTAP


Jadi, masih butuh alternatif untuk liburan yang edukatif? Ke Pabrik Kopi Banaran aja! Pabrik Kopi Banaran buka setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 06.00 hingga 14.00 WIB.





” Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Legenda pariwisata Jawa Tengah 2017 yang diselengarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah”

Saturday, April 15, 2017

Temanggung, Tempat yang Menenangkan

Jadi nikmat mana yang kamu dustakan, wahai para pecinta travelling?

Kamu perlu bersyukur karena kamu berada di alam yang sangat indah bernama Indonesia. Tak perlu bersusah susah, tak perlu berjauh jauh, hampir setiap sudut di Indonesia, bahkan di tanah Jawa, memiliki keeksotisannya masing masing.

Salah satu yang menjadi favoritku adalah pemandangan Gunung Sumbing yang terlihat setiap pagi ketika aku membuka jendela dirumah pakde ku. Rumah pakde ku ada di Desa Tlasri, Temanggung. Cukup dekat dengan Gunung Sumbing, cukup dekat untuk melihat keelokannya.



Kota Temanggung, kota kecil yang cukup menenangkan dari hiruk pikuk Kota yang pegal. Aku suka menghabiskan soreku untuk sekedar berjalan jalan di Alun-alun Kota Temanggung atau ikut menikmati kopi khas Temanggung yang dijajakan disekitar Alun-alun. Ada juga beberapa penjual siomay kuah yang cukup menggodaku untuk mencicipinya. Satu kata untuk mendeskripsikan, lezat. Mungkin siomay kuah ini bukan menjadi ikon kuliner kota temanggung, tak seperti bakso uleg, tapi bagiku siomay kuah ini selalu mengingatkanku pada Alun-alun Kota Temanggung dan seisinya. Siomay kuah ini layaknya seperti siomay, memiki flavor ikan tengiri da tekstur yang kenyal. Namun disajikan menggunakan kuah bakso yang gurih dan ada sedikit sensasi pedas karena merica. Spesial.

Begitu juga kopi khas Temanggung. Kebanyakan berjenis arabika. Pahit, tentu saja. Dan sedikit asam. Namun menyegarkan dan menenangkan. Berada di daerah pegunungan, Temanggung memiliki banyak perkebunan kopi. Kebanyakan dimiliki oleh rakyat sehingga disebut perkebunan rakyat. Pengolahannya pun masih sangat tradisional, namun cukup menarik untuk disimak.

Berjalan lebih dalam ke pedesaan yang ada di Temanggung juga menyenangkan. Jalanan tak pernah ramai. Jarang terdengar suara klakson atau suara supir angkot yang marah marah. 

Di kanan kirimu akan penuh hehijauan sawah yang menyegarkan. Udara yang selama ini kamu nantikan. Tak jarang, kami berhenti dipinggir sawah. Sekedar melihat melihat dan mengambil beberapa foto untuk dibawa ke kota kami yang sumuk. Menjadi pengingat, kalau diluar sana masih ada ruang untuk bernafas.



Jika kamu datang disaat yang tepat, sawah sawah itu mungkin tak sehijau biasanya. Namun ada tanaman lain yang menggantikannya. Orang orang bilang, tanaman ini memiliki aroma uang. Tanaman apakah ini?

Tembakau

Menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat Temanggung, sekaligus menjadi kearifan lokal. Berada didaratan tinggi, memang cocok untuk menjadi lahan tanaman tembakau untuk tumbuh. Semakin tinggi ketinggianya, akan semakin mahal harga daunnya.


Dan semakin tinggi, kamu akan dapat melihat Si Sumbing semakin dekat. Semakin indah. Ada satu kawasan wisata di Temanggung, bernama Posong, yang menyajikan keindahan alam Gunung Sumbing dari dekat. Menghirup udara kaki pegunungan yang segar, ditemani secangkir kopi hangat. Sedaap.

Untuk mencapai Kota Temanggung, bisa melalui Semarang maupun Magelang. Transportasi umum yang bisa digunakan menuju Temanggung hanyalah bis saja. Sesampainya di Terminal Temanggung, kamu bisa berganti dengan bis tujuan kota, kemudian bisa mulai mencari tempat merental mobil maupun motor. Akomodasi di Temanggung pun juga banyak tersedia diseputaran kota, dengan harga yang terjangkau tentunya. 

Biasanya sih setelah ke Temanggung, Wonosobo akan menjadi destinasi selanjutnya. Pesona Sikunir dan Danau Telaga Warna tak pernah menyurutkan minat pengunjung untuk datang ke dua objek wisata ini.



Temanggung, kota yang sederhana, namun menyejukkan. Kota yang menyenangkan nan menenangkan. Temanggung selalu dapat menjadi alternatif liburan dikala penat.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Legenda pariwisata Jawa Tengah 2017 yang diselengarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah

Saturday, March 11, 2017

No Regret

It's good to be back!
Ketika kamu merasa ngganjel dan ada sesuatu yang tidak tepat pada dirimu, platform ini memang selalu bisa menjadi solusi untuk kamu berbagi.

First, I want to share that finally I've finished my study in UGM yeay for 3,5 years. Sesuatu yang tidak pernah kuduga sebelumnya, cmon I m not that academic-student. Ini semua berkat dorongan dosen pembimbing saya. Even, I've already made my own poster presentation for International Seminar last year. Big thanks to my super-inspiring-supervisor, Prof Endang S Rahayu, yahh you're my nightingale in my deep-dark world. Terima kasih sudah menyelamatkanku dari keterpurukan dunia perkuliahan yang fana ini. 

Dan ketika semua ini sudah selesai, dan aku harus mulai melangkah menuju masa depan yang lebih nyata, aku kembali berfikir, what I have done selama ini, is there any good thing that I've done?

Maksudku, apakah lulus sekarang ini adalah pilihan yang tepat? Mengingat masa masa kuliah adalah masa yang seharusnya kuhabiskan untuk mencari pengalaman, pengalaman, dan pengalaman. Apakah semua yang kulakukan sudah cukup?

Aku menengok kepada beberapa teman temanku, ada yang berhasil exchange keluar negri, research diluar negeri atau sekedar ikut lomba keluar negri, ada yang internship di perusahaan kece, ada yang ini, ada yang itu,
so cool mereka melakukannya disaat kuliah and I did not have the oppurtunity to.

Mungkin aku iri, mungkin aku ingin seperti mereka, but, setelah ku pikir pikir lagi, I had no regret. My college time is already good. 

Mungkin mereka yang exchange, doanya lebih kenceng daripada saya.
Mungkin mereka yang bisa jalan jalan keluar negri gratis, sholatnya selalu dimasjid, ga kaya saya.

Jadi sekali lagi, aku percaya bahwa selama perkuliahan ini, aku hidup dengan cukup bahagia dengan hasil yang membahagiakan. No regret. Semuanya pasti ada hikmah yang bisa diambil.

Bersyukur juga, selama kuliah gue bisa hepi hepi, bolos kuliah, dan tetep bisa lulus 3,5 tahun dengan IPK cumlaude #sombongdikitboleh
Bersyukur juga, selama kuliah meski sibuk praktikum dan laporan praktikum, semua drama korea on going tetap gue babat abis, ngga ada yang nggak gue tonton.
Bersyukur juga, meskipun duit pas pas an, dikasih kesempatan buat jalan jalan ke Pulau Bintan, yang awalnya aja gue gatau ini negri antah berantah ada dimana

Yah gitulah. Intinya aku bersyukur dengan semua yang terjadi pada hidupku selama ini. Dan sekali lagi, tidak ada penyesalan, no hard feeling, dan mohon doanya semoga saya cepat dapat hidayah biar tau kelak mau kerja apa wkwk