Rasanya nggak adil kalau saya tidak melakukan klarifikasi after KKN
Yah dulu saya selalu sambat tentang KKN, yang ini itulah rempong, yang males,
yang nggak kuat homesick, yang boros, yang penuh drama, dan lain lain
BUT
It turns out that KKN life was so me!!!! I love KKN, I love Bintaaaan
Beach lyfe everyday, seafood everytime,
beautiful sunset, beautiful stars, all green, and the best part is I got the best family ever.
Tidak lain dan tidak bukan adalah teman teman KKN tershayang,
dan juga warga disana yang telah menyambut kami dengan sangat baik.
Memperlakukan kami dengan sangat baik. Ah.
Teruntuk pak kades Lancang kuning, you're the best pak
Terimakasih sudah menjadi sosok seorang bapak untuk kami selama
kurang lebih 2 bulan
Terimakasih atas segala wejangannya, nasihatnya, dan kebaikannya
Nggak bisa berkata apa apa lagi untuk Pak Kades, aku sangat terharu
Doaku selalu menyertaimu pak, semoga sukses selalu, teruntuk Desa Lancang Kuning juga
Sudah beberapa malam terlewati, dan benar aku merasa sepi tanpa kalian
Temen temen sepondokan di posyandu Lancang kuning.....apa kabar kalian?
Tidak seperti space yang lain, setiap harinya, kita berkumpul bersama dalam
suatu ruang yang menjadi ruang kita bersama
Ruang tengah posyandu yang sudah menjadi kamar tidur kita, ruang makan kita, ruang bermain,
ruang nonton tv, ruang gosip, ruang menjemur pakaian, ruang istirahat, ruang masak, ruang bermusik
Kita berinteraksi dalam satu ruangajn yang menyebabkan kedekatan kita bertambah 10 kali llipat
Masih teringat semua kenangan kenangan lucu bin nggak jelas selama KKN ini.
It such a really great experience
Aku rindu
Bukan seputar pertemanan yang yang asik asik aja, mengabdi di luar zona nyaman kamu itu
sesuatu banget
Ada perasaan prihatin terkadang, perasaan ingin membantu (bukan sok sok an),
perasaan ingin terlibat lebih jauh dengan segala permasalahan disana
Dan akhirnya aku menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang diluar sana
Terimakasih KKN PPM UGM
Jika ditanya mau KKN lagi atau nggak
YASSSSSS
Mau lagiiiiiii
p.s: tapi dibayarin yah :p
Wednesday, August 31, 2016
Wednesday, May 18, 2016
Tiba Tiba
Yaelah din postingan terakhirmu apaan banget ngomongin salak. Nggak biasanya bikin artikel berbobot. wkwk.
Ya ada alasan ala ala sebenarnya. tapi yaudah lah ya. Aku akan kembali pada postinganku yang tidak berbobot, seperti biasanya.
Ngelantur.
Btw, bentar lagi KKN. Awalnya excited, banget, sok sok idealis mau merantau, pengen KKN yang jauh,
mengabdi sekaligus travelling, pokoknya sok sok an ajalah mau KKN jauh,
tp waktu udah mendekati hari H gini, semangat w jadi menurun
Sepertinya gue lupa rasanya homesick waktu jatek kayak gimana.
Cuma 3 minggu, diluar kota, jarak 60 km aja gue gakuat rasanya.
Apalagi ini.
Mana lebaran gabisa pulang.
Ini akan menjadi lebaran pertamaku tanpa keluarga. So hiks
Persiapan KKN juga lama lama bikin males. Duit keluar mulu. Rapat mulu. Hmm.
Maaf sambat. Gini gini sambat, biar semangat bisa naik lagi hehe
Yaudah aku tiba tiba cuma pingin nulis ini. oke bhay
Ya ada alasan ala ala sebenarnya. tapi yaudah lah ya. Aku akan kembali pada postinganku yang tidak berbobot, seperti biasanya.
Ngelantur.
Btw, bentar lagi KKN. Awalnya excited, banget, sok sok idealis mau merantau, pengen KKN yang jauh,
mengabdi sekaligus travelling, pokoknya sok sok an ajalah mau KKN jauh,
tp waktu udah mendekati hari H gini, semangat w jadi menurun
Sepertinya gue lupa rasanya homesick waktu jatek kayak gimana.
Cuma 3 minggu, diluar kota, jarak 60 km aja gue gakuat rasanya.
Apalagi ini.
Mana lebaran gabisa pulang.
Ini akan menjadi lebaran pertamaku tanpa keluarga. So hiks
Persiapan KKN juga lama lama bikin males. Duit keluar mulu. Rapat mulu. Hmm.
Maaf sambat. Gini gini sambat, biar semangat bisa naik lagi hehe
Yaudah aku tiba tiba cuma pingin nulis ini. oke bhay
Monday, March 7, 2016
Si Manis Buah Salak
Salak pondok merupakan buah yang
menjadi ciri khas Kabupaten Sleman. Pasalnya salak ini bukan sembarang salak
dan beda dengan jenis salak dari daerah lain. Salak pondok cenderung memiliki
rasa yang manis sehingga lebih banyak disukai. Selain itu salak pondok juga
memiliki umur simpan yang lebih awet ketimbang salak yang lain.
Di
Sleman sendiri, sentra oleh oleh Salak Pondok banyak ditemukan di Kecamatan
Turi. Hingga kini wisatawan, terutama wisatawan domestik tak pernah ketinggalan
untuk membeli salak pondok sebagai oleh oleh khas Yogyakarta. Salak sendiri
dipercaya memiliki efek bagi kesehatan, diantaranya yaitu menurunkan kolesterol
dan tekanan darah.
Semakin
berkembangnya teknologi pangan, Kini salak pondok tak hanya dapat dikonsumsi sebagai buah saja.
Namun olahannya juga semakin bervariasi. Sebut saja, tak hanya bagian daging
buah nya saja yang dapat dimanfaatkan. Biji dari salak pondok, kini dapat
diproduksi sebagai minuman Kopi. Tentu saja rasanya enak dan memiliki keunikan
tersendiri.
Untuk
daging buah salak, olahannya juga sangat beragam. Ada kripik salak, dodol
salak, wajik salak, enting enting salak, dan masih banyak lagi. Yang menjadi
favorit bagi wisatawan adalah kripik salak. Pasalnya kripik salah memang
memiliki tekstur yang renyah dan juga rasa yang manis. Tak kalah dengan jenis
kripik pisang yang sudah populer terlebih dahulu. Dodol salak, juga termasuk
primadona oleh oleh khas Turi, Sleman. Dodol ini teksturnya mirip dengan dodol
dodol lainnya, hanya saja memiliki flavor khas Salak. Cara membuat dodol salak
ini sebenarnya sangat mudah. Buah salak yang sudah dipisahkan bijinya dicampur
dengan gula, tepung ketan, dan gula merah. Kemudian dimasak hingga teksturnya
menjadi liat seperti dodol kebanyakan.
Olahan
khas dari salak pondok ini dapat ditemukan secara mudah di berbagai toko oleh
oleh di Yogyakarta, tak hanya di Turi. Namun jika ingin merasakan dan melihat
proses pembuatannya secara langsung, bisa saja langsung datang ke Imorejo,
Wonokerto, Turi, Sleman. Tak hanya mencicipi salak pondok, namun kita juga
dapat merasakan hawa sejuk khas Kaliurang disana.
Inovasi
pun terus berkembang pesat. Warga sekitar Turi kini sedang bekerja untuk
mengolah salak pondok menjadi suatu kuliner yang dapat menjadi ciri khas daerah
tersebut. Belakangan ini warga Turi banyak menginovasikan salak sebagai jajanan
tradisional. Hasilnya seperti nogosari salak, wingko babat salak, dan kipo isi
salak. Wah jadi penasaran seperti apa. Kita doakan saja ya, semoga salak pondok
semakin eksis di kancah perkulineran Yogyakarta.
Thursday, March 3, 2016
Melihat Keindahan Alam Jogja dari Puncak Gunung Ireng
Eksotisme Yogyakarta memang tidak pernah ada habisnya.
Satu lagi wisata alam di daerah Gunungkidul yang patut kamu datangi. Tepatnya
di Padukuhan Srumbung, Desa Pengkok, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunungkidul,
Wisata Alam Gunung Ireng menyuguhkan pemandangan hijau nan asri dilihat dari
ketinggian puncak bukit. Terkenal dengan nama Gunung Ireng karena dipuncak
bukitnya terdapat bongkahan batu batu andesit yang berwarna hitam.
Di atas puncak Gunung Ireng kita dapat menikmati indahnya
matahari terbit. Bahkan jika cuaca mendukung, kita bisa melihat sunrise tersebut serasa berada diatas
awan. Pemandangan kabut di pagi hari juga banyak diburu oleh para explorer.
Jangan khawatir, lokasi
Puncak Gunung Ireng termasuk mudah untuk dijangkau. Dari tempat parkir motor
hanya berjarak sekitar 500 meter. Medan menuju puncak pun tidak terlalu berat,
hanya saja jalannya menanjak dan tidak cukup mulus.
Namun semua itu pasti akan
terbayarkan dengan pemandangan puncak Gunung Ireng yang sangat menakjubkan. Tak
hanya melihat hamparan hehijauan yang indah, kita juga dapat melihat
pemandangan pedesaan khas Bantul dan Gunungkidul dari kejauhan.
Diatas puncak,
ada satu gazebo yang menjadi tempat favorit para wisatawan untuk beristirahat
atau sekedar duduk duduk santai bersama sahabat maupun keluarga.
Cara menuju Gunung Ireng cukup mudah, bisa melalui Jalan Wonosari
kemudian menuju Pathuk. Hingga ada pertigaan pos polisi Pathuk, belok kanan.
Setelah itu lurus saja, hingga menemui plang menuju Gunung Ireng. Atau untuk
lebih mudahnya, kamu bisa bertanya pada warga sekitar.
Untuk masuk kawasan
wisata Gunung ireng, kamu cukup membayar Rp 5000 untuk retribusi tempat wisata
dan retribusi parkir.
| memandangi keindahan alam |
Subscribe to:
Posts (Atom)